I. KRITERIA PESERTA LOMBA
1. Tercatat sebagai
mahasiswa/mahasiswi aktif di Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta maksimal
semester V dan berusia maksimal 22 tahun.
2.
Sehat jasmani dan rohani
3.
Berdomisili di wilayah Provinsi
Kalimantan Selatan
4.
Belum menikah dan bebas NAPZA
5.
Berpenampilan menarik dan
cerdas
6.
Memiliki pengetahuan yang cukup
tentang:
8 fungsi
keluarga
Triad KRR
(Pernikahan dini,
seks pra nikah, NAPZA)
Pendewasaan
Usia Perkawinan
Keterampilan
hidup (life skills)
Pengetahuan
umum
7.
Dapat berbahasa
asing (minimal pasif)
8.
Membayar biaya pendaftaran
sebesar Rp. 50.000,-
9. Bersedia menjadi Duta Mahasiswa
Indonesia dalam program Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB)
II. PERSYARATAN PESERTA
1. Mengisi formulir Pendaftaran
yang telah ditanda tangani dan dicap stempel oleh Pimpinan Fakultas / Perguruan
Tinggi
2.
Melampirkan CV (Curiculum
Vitae)
3.
Menyerahkan fotocopy Kartu Tanda Mahasiswa
4.
Menyerahkan pas photo ukuran
3x4 sebanyak 3 lembar
5. Menyerahkan photo ukuran Post card / Close Up seluruh badan sebanyak 1 lembar terbaru ukuran 3R.
6.
Melampirkan surat keterangan
aktif sebagai mahasiswa dari universitas atau perguruan tinggi.
7.
Melampirkan bukti pembayaran.
8. Membuat dan mengumpul Paper
(Hard copy & Soft copy (format word dan Power Point) dalam CD/flashdisk
III.
TAHAP PERLOMBAAN
1.
Seleksi
Seleksi Pemilihan Duta
Mahasiswa dilakukan dalam dua tahap, yaitu seleksi tertulis dan wawancara. Soal
tertulis berupa multiple choice yang isinya seputar materi Genre, PIK,
serta pengetahuan umum. Seleksi wawancara terdiri dari 5 pos, yang
masing-masing pos memiliki substansi yang berbeda-beda (bahasa Inggris, KKBPK,
budi pekerti dan wawasan kebangsaan, kesehatan reproduksi, serta PIK dan
komitmen menjadi seorang duta mahasiswa genre).
Hasil akhir seleksi ini
merupakan akumulasi dua tahap dengan persentase 40% nilai seleksi tertulis, dan
60% nilai seleksi wawancara. Pengumuman dilaksanakan pada malam hari, paling
lambat pukul 22:00 WITA di media sosial.
2.
Karantina
Tahapan karantina diikuti
oleh 20 orang, terdiri dari 10 orang laki-laki dan 10 perempuan. Seluruh
peserta akan mengikuti pembekalan, proses karantina, dan penilaian. Sebelum
memasuki tempat karantina, peserta akan melakukan penyuluhan per kelompok. Setiap
kelompok diberikan waktu 60 menit untuk memberikan penyuluhan (termasuk sesi
tanya jawab) dengan materi yang ditentukan oleh masing-masing kelompok.
Seluruh peserta wajib
membawa baju sasirangan untuk digunakan saat video shooting (kemeja lengan
panjang bagi pria).
Saat karantina, seluruh
peserta akan melakukan penyuluhan yang materi dan audiensnya diambil secara
acak dengan durasi 5 menit per orang. Selain itu, peserta akan melakukan tahap
presentasi paper dihadapan seluruh finalis yang lain dan dewan juri.
Peserta akan menampilkan
bakat pada saat malam bakat dengan durasi 5 menit perorang.
Penilaian selama proses
karantina meliputi:
a. Penyuluhan secara kelompok
b.Penyuluhan
per individu
c. Isi dan presentasi paper
d.
Penampilan bakat
Dari empat penilaian inilah
akan menentukan finalis yang masuk 5 besar (diumumkan saat grand final).
Ketentuan Paper:
1. Paper berisi permasalahan yang terjadi di
masyarakat yang menyangkut program GenRe serta tindakan nyata yang dapat
dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut.
2. Paper terdiri dari bagian-bagian berikut:
a.
Halaman depan (cover), terdiri
dari:
1)
Logo GenRe
2)
Judul berupa kalimat singkat,
tetapi jelas dan menunjukkan dengan tepat masalah yang hendak diangkat sebagai
tema pembahasan.
3)
Maksud Penulisan
“dipresentasikan dalam kegiatan Pemilihan Duta Mahasiswa Generasi Berencana
tingkat Provinsi Kalimantan Selatan”
4)
Nama peserta
5)
Instansi yang dituju “Forum
Duta Mahasiswa Generasi Berencana, Direktorat Bina Ketahanan Remaja, Kantor
Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi
Kalimantan Selatan, 2016”
b.
Bagian Inti Paper
I.
PENDAHULUAN
Bagian pendahuluan berisi
tentang latar belakang penulisan paper, rumusan masalah, serta tujuan
penulisan.
Latar belakang berisi
butir-butir yang melandasi perlunya penulisan dan pengangkatan tema paper.
Hal-hal yang dimaksud dapat berupa paparan teoritis ataupun paparan yang berisi
kenyataan dalam kehidupan. Bagian ini merupakan hal penting karena melalui
latar belakang inilah penulis harus dapat mengantarkan pembaca pada masalah
atau topik yang akan dibahas, serta menunjukkan bahwa topik tersebut memang
perlu untuk dibahas dan dicarikan solusi dari permasalahan yang terjadi.
Setelah bagian latar
belakang, yang dipaparkan selanjutnya ialah rumusan masalah. Rumusan masalah
ialah apa yang akan menjadi pokok pembahasan dalam paper. Dalam pembuatan rumusan
masalah tidak terbatas pada persoalan yang memerlukan penjelasan lebih lanjut
saja, tetapi juga mencakup pemecahan dari masalah yang terjadi.
Perumusan tujuan penulisan
paper dimaksudkan bukan unntuk memenuhi persyaratan atau yang sejenis, tetapi
lebih mengarah kepada apa yang ingin dicapai dengan penulisan paper tersebut.
II.
PEMBAHASAN
Bagian ini dapat dikatakan
sebagai inti kegiatan penulisan yang berisi pembahasan topik-topik paper.
Penulisan dapat diawali dengan mengangkat topik tentang permasalahan yang
terjadi. Bahan penulisan dapat berupa bahan yang bersifat teori (yang diperoleh
dari buku teks, majalah, ataupun barang cetak lainnya), data, ataupun dapat
juga dipadukan dengan bahan yang bersifat faktual-empiris (yang terdapat dalam
kehidupan nyata).
III.
PENUTUP
Bagian penutup berisi
kesimpulan dan saran-saran. Bagian ini bisa berupa penegasan kembali atau
ringkasan dari pembahasan yang diuraikan. Saran bisa ditujukan kepada instansi
pemerintah terkait, lembaga swasta, maupun perorangan yang terkait dengan
pemecahan masalah dalam topik pembahasan.
c.
Daftar Pustaka.
3. Naskah diketik dengan menggunakan jenis
huruf Times New Roman, ukuran 14 untuk
judul paper dan instansi, dan untuk
bagian inti serta daftar pustaka ukuran 12.
4. Jarak antar baris 1,5 .
5. Naskah diketik di kertas ukuran 21 ´ 29,7 cm (A4) dengan batas pengetikan (margin) tepi atas 4 cm, tepi
bawah 3 cm, tepi kiri 4 cm, tepi kanan 3 cm.
3.
Grand final
Saat grand final, seluruh
peserta akan melakukan parade awal sekaligus perkenalan diri. Dalam kesempatan
ini akan langsung diumumkan 5 besar putra dan 5 besar putri. 5 besar putra dan
putri akan diberikan pertanyaan oleh semua juri. Dari hasil jawaban peserta
akan dipilih 5 besar putera dan puteri.
Dari 5 besar putera dan puteri ini akan diberikan kesempatan sesi tanya
jawab dengan selurh dewan juri.
IV.
KETENTUAN TAMBAHAN
1. Selama pelaksanaan kegiatan, peserta tidak
diperbolehkan menggunakan alat komunikasi.
2. Peserta tidak diperkenankan meninggalkan
kegiatan sampai seluruh rangkaian acara selesai, kecuali ada kedaan darurat dan
diberikan izin oleh panitia.
3. Mohon membawa obat-obatan sesuai keperluan
masing-masing.
4. Peserta yang masuk tahap karantina diharapkan
membawa:
a.
Soft copy dan hard copy format
microsoft word dan power point dengan durasi presentasi 5 menit yang berisi
program kerja terkait kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan
keluarga.
b.
Baju sasirangan lengan panjang.
c.
Kemeja, celana panjang gelap,
sepatu hitam pantofel (cowok), dan high hells minimal 5 cm.
d.
Pakaian olahraga
5. Peserta yang masuk tahap karantina akan
diberikan kesempatan menampilkan bakat saat malam bakat dengan durasi 5 menit
per individu.